ceramah tentang bersyukur

Contoh Materi Kultum Singkat Tentang Syukur dan Ayat yang Menjelaskan

Kultum Singkat Tentang Syukur-  Syukur dalam islam termasuk perilaku yang harus miliki oleh setiap pemeluknya. Syukur ini menentukan sikap kita dalam bertindak dan mengambil keputusan. Allah dan Rasul-Nya banyak mengingatkan kita untuk berlaku syukur dalam kehidupan ini. Pembahasan syukur ini akan saya kemas dalam bentuk kultum singkat, semoga bermanfaat.


Contoh Kultum Singkat Tentang Syukur


Bismillahirrahmanirrahiim

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Pertama-tama marilah kita haturkan rasa syukur kita kehadirat Allah SWT yang hingga saat ini masih berkenan memberikan banyak nikmat pada kita, sehingga kita bisa beribadah kepada-Nya dengan lebih baik.

Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada baginda besar, Nabi Muhammad SAW yang telah bekerja keras dengan harta, kedudukan bahkan nyawa demi menyebarkan agama islam yang rahmatan lil a’lamin ini hingga sampai pada kita hari ini, dan juga kepada keluarga, sahabat dan para pengikutnya hingga akhir zaman nanti.

Hadirin yang Allah muliakan,

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas Kultum Singkat Tentang Syukur. Syukur dalam aplikasinya mempunyai banyak dimensi dan warna yang berbeda. Syukur dalam agama kita mempunyai peranan yang penting dalam mengatur tindakan yang berangkat dari hati.

Kalau kita mau melihat fenomena kekacauan yang terjadi pada akhir zaman ini, kita akan mendapati bahwa salah satu akar masalah dari kekacauan tadi adalah kurangnya rasa syukur yang dimiliki oleh manusia dan jauh dari mengingat kematian. Syukur yang benar pasti akan melahirkan perilaku yang baik dan tepat.

Allah berfirman tentang keharusan bersyukur dalam surat Al-Baqarah ayat 152 dan 172, bunyinya seperti ini:

kultum singkat tentang bersyukur

Artinya: “Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar”

Dalam ayat satunya Allah berfirman seperti ini:

contoh kultum tentang rasa syukur

Yang artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepada kamu dan bersyukurlah kepada Allah jika kamu hanya menyembah kepada-Nya”

Dua ayat diatas jelas ya, memerintahkan kita untuk bersyukur atas apa saja yang Allah beri.

Hadirin yang Allah muliakan,

Seorang khalifah Umar bin Khattab pernah berkata tentang syukur ini, seperti juga yang pernah Rasulullah SAW katakan bahwasanya urusan seorang muslim itu selalu baik. Apakah ia sedang tertimpa musibah atau sedang dalam keadaan senang. Kemudian, apa yang membuat urusan nya selalu baik? Jawabannya adalah, apabila ia ditimpa musibah ia bersabar, dan apabila ia ditimpa kesenangan atau kenikmatan ia bersyukur.

Jadi sebenarnya tidak ada yang rugi bila seseorang menjadi muslim, karena dalam setiap keadaan ia mempunyai pilihan sikap yang Allah ridhoi, yaitu dengan bersyukur atau bersabar.

Mengenai ini, Rasulullah SAW bersabda: ” “Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan pula baginya.” (HR. Muslim)

Dalam ayat yang lain surat An-Nisa’ dan Ibrahim Allah juga berfirman:

ayat tentang rasa syukur

Artinya: “Allah tidak akan menyiksamu jika kamu bersyukur dan beriman. Dan Allah Maha Mensyukuri, Maha Mengetahui”

Pada surat Ibrahim bunyinya seperti ini:

kultum singkat tentang syukur

Artinya: “Dan ingatlah ketika tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat”

Dari dua dalil Al-quran diatas, jelas bagi kita pelajaran yang dapat dipetik, yaitu untuk selalu bersyukur disetiap keadaan yang menimpa kita. Jangan sampai kita termasuk orang-orang yang mengingkari nikmat, sehingga mendapatkan azab dari Allah.

Hadirin yang Allah muliakan,

Ciri-ciri orang yang tidak bersyukur adalah dia selalu merasa kurang dengan apa yang Allah beri kepadanya, selalu merasa bahwa Allah tidak adil dalam membagikan rezeki dan lain-lain. Sifat seperti ini hendaknya kita hindari sebisa mungkin, karena apapun yang terjadi pada kita Allah lah yang berkehendak dan yang mengaturnya.

Saya kira cukup sampai di sini Kultum Singkat Tentang Syukur ini, semoga kita bisa mengamalkan syukur ini dalam setiap sendi kehidupan kita. Amiin

Wabillahi taufiq wal hidayah, Wassalamualaikum warahmatullahi wa barakaatuh 

Ya, diatas adalah contoh kultum singkat tentang syukur yang bisa anda manfaatkan sebaik-baiknya.

Terima kasih telah berkunjung di website ini, semoga artikel kultum singkat tentang syukur ini bermanfaat untuk anda

Pin It on Pinterest

Shares
Share This
error: Content is protected !!