Kultum Singkat Tentang Sholat

Materi dan Contoh Kultum Singkat Tentang Sholat

Kultum Singkat Tentang Sholat – Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan pada anda contoh Kultum Singkat Tentang Sholat. Pembahasan tentang sholat ini menjadi penting untuk dibahas karena Ia-nya adalah salah satu pilar agama. Sholat juga menjadi pembeda antara 2 status yang sangat bertolak belakang, muslim dan kafir. Maka, berangkat dari pemahaman ini, saya mengemas pengetahuan tentang sholat dalam format kultum agar bisa disebarluaskan, semoga bermanfaat.


Contoh Kultum Singkat Tentang Sholat


Bismillaahirrohmanirrohim

Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Segala puji bagi Allah Subhanahu wa ta’ala yang telah memberikan kita banyak nikmat dan karunia. Mulai dari nikmat sehat, nikmat lapang hingga nikmat yang nilainya tiada tara berupa iman dan islam. Semoga kita senantiasa Allah beri hidayah dalam mensyukuri semua nikmat yang Allah berikan kepada kita.

Semoga shalawat serta salam selalu tercurah limpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallaahu a’laihi wasallam, yang telah menuntun umat manusia dari zaman jahiliyah kepada zaman nuroniyyah seperti sekarang ini, dan juga kepada keluarga, sahabat dan pengikut jejaknya hingga akhir zaman.

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT,

Pada Kultum Singkat kali ini, saya akan membahas Tentang Shalat. Allah dan Rasul-Nya banyak memberi tahu kita tentang pentingnya mendirikan sholat. Dalam hadist Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “sholat adalah tiang agama”. Analogi paling sederhana tentang sholat dalam agama islam adalah sholat sebagai tiang sebuah bangunan bernama agama islam. Apabila tiang itu rapuh atau roboh, maka bisa dipastikan bangunannya juga ikut roboh karena kehilangan penyangga.

Di dalam Al-Quran Allah berfirman, yang bunyinnya:

contoh kultum tentang sholat

Artinya: “Dan dirikanlah sholat dan tunaikankanlah zakat dan ruku’lah bersama orang-orang yang ruku”

Jelas kita baca dalam ayat di atas bahwa Allah menggunakan kata perintah, yang mana kata perintah dalam Al-Quran mempunyai makna wajib dilakukan. Sholat di sisi lain juga mempunyai banyak keutamaan-keutamaan yang sangat besar.

Dalam salah satu riwayat hadist, Rasulullah SAW bersabda: “Seandainya mereka tahu pahala sholat subuh dan asar, niscaya mereka akan mendatanginya meskipun dengan merangkak”. Potongan hadist riwayat Imam Bukhori diatas memberi kejelasan akan keutamaan sholat.

Dalam shalat subuh saja terdapat banyak keutamaan yang bisa kita raih, salah satunya mendapatkan persaksian dari malaikat subuh. Begitu juga dalam shalat wajib yang lain Allah menawarkan pada hambanya pahala yang banyak.

Hadirin yang dirahmati Allah SWT,

Sholat dalam aplikasinya tidak hanya menjadi sekedar kewajiban yang harus ditunaikan, tapi lebih dari itu. Sholat merupakan bukti iman seseorang terhadap Allah Subhanahu wa ta’ala. Berapa banyak manusia sekarang yang meninggalkan sholat tanpa ada rasa sesal dalam hati? Berapa banyak anak muda sekarang yang mudah meninggalkan sholat subuh hanya karena menonton bola semalaman? Berapa banyak juga pekerja yang meninggalkan sholat hanya demi pekerjaannya?

Pertanyaan-pertanyaan di atas sudah seharusnya kita jawab dengan membuktikan bahwa kita tidak seperti itu. Dalam hadist sahih diriwayatkan bahwa yang membedakan antara seorang mukmin dengan kafir adalah sholat. Lantas bagaimana nasib orang-orang yang disebutkan diatas?

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Maa’un tentang orang-orang yang lalai terhadap sholatnya, ayat itu berbunyi:

ayat tentang sholat

Artinya: “Maka celakalah orang yang shalat (4) (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya (5)

Allah SWT mensifati orang-orang yang lalai dalam shalatnya dengan kalimat celaka. Kalimat celaka ini biasanya juga Allah pakai untuk mensifati orang kafir dan munafik, berarti dengan kata lain, orang yang lalai terhadap sholatnya bisa disejajarkan dengan orang kafir dan munafik.

Maka tidak heran dalam hadist Nabi Muhammad di atas dijelaskan bahwa yang menjadi pembeda antara mukmin dengan kafir adalah  sholatnya.

Hadirin yang dirahmati Allah SWT,

Sebagaimana yang Rasulullah SAW sampaikan dalam hadistnya tentang keutamaan shalat, maka kita sebagai umatnya hendaknya melakukan shalat wajib 5 waktu ini dengan hati yang lapang, penuh kesyukuran, keikhlasan dan keistiqomahan sehingga kita bisa terhindar dari golongan orang-orang yang lalai dari shalatnya.

Sebagai pelecut kita dalam beramal, Allah memberi ganjaran yang tidak tanggung-tanggung bagi sesiapa yang mentaati perintah-Nya, dalam surat An-Nisa ayat 69 Allah berfirman:

Surat An-Nisa Ayat 69

Artinya: “Dan barang siapa yang menaati Allah dan Rasul (Muhammad) maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang yang diberi nikmat oleh Allah. (yaitu) Para Nabi, para pecinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh. Mereka itulah sebaik-baik teman”

Akhirnya, sebelum saya selesaikan kultum ini, mari kita berdoa kepada Allah SWT agar dijauhkan dari perilaku orang yang melalaikan shalat dengan sengaja dan diberikan kemampuan untuk saling menasehati dalam kebaikan dan kebenaran.

Wabillahi taufiq wal hidayah,

Wassalamualaikum warahmatullaahi wabarokaatuh 

Saya cukupkan contoh Kultum Singkat Tentang Sholat ini, semoga bisa menambah wawasan dan dapat menjadi rujukan untuk mengisi kultum selepas sholat berjamaah.

Baca juga: Kultum Singkat Tentang Ibu Lengkap dengan Dalil Hadist dan Qurannya

 

Terima kasih sudah berkunjung, semoga tulisan ini bermanfaat untuk pembaca sekalian

Pin It on Pinterest

Shares
Share This
error: Content is protected !!