komunikasi antar pribadi

Pengertian Komunikasi Antar Pribadi Lengkap dengan Tujuan dan Cirinya

Komunikasi Antar Pribadi – Komunikasi merupakan hal yang sangat mendasar dalam tatanan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial. Komunikasi menjadi hal yang penting karena dengan komunikasi manusia merasa dirinya diakui dan dianggap. Salah satu turunan dalam ilmu komunikasi adalah komunikasi antar pribadi.


Pengertian Komunikasi Antar Pribadi


Komunikasi antar pribadi adalah suatu komunikasi yang terjalin antara dua individu atau lebih yang berlangsung dengan tatap muka atau dengan perantara alat komunikasi seperti telepon, surat, internet, telegram dan radio.

Adapun pengertian komunikasi menurut para ahli ada banyak sekali, beberapa diantaranya sebagai berikut:

Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli

  1. Komunikasi antar pribadi menurut Gode (Alo Liliweri, 97) “Komunikasi antar pribadi adalah proses umum yang terjadi dengan sharing/berbagi antara satu dengan beberapa orang.”
  2. Menurut Evert M Rodgers (Alo Liliweri, 97) “Komunikasi antar pribadi adalah komunikasi yang terjadi 2 arah dengan cara bertatap muka, yang mana didalamnya terkandung feed back (umpan balik) dan dianggap efektif untuk mengubah sikap, perilaku dan pendapat seseorang atau sekumpulan orang.
  3. Menurut Hoveland (Alo Liliweri, 97) “Komunikasi antar pribadi adalah sebuah dorongan yang dilakukan oleh seseorang (komunikator) kepada individu lain (komunikan) dengan tujuan memberi pengaruh atau mengubah.
  4. Menurut Efendi (Alo Liliweri, 97) “Komunikasi antar pribadi adalah suatu proses interaksi yang terjadi antara komunikator dan komunikan yang dianggap sebagai alat yang efektif untuk mengubah sikap, pendapat dan perilaku.
  5. Menurut De Vito (Alo Liliweri, 91) “Komunikasi antar pribadi adalah pengiriman pesan-pesan dari seseorang dan diterima oleh orang lain atau sekelompok orang yang menimbulkan timbal balik langsung (feed back).

Tujuan Komunikasi Antar Pribadi


Seperti cabang-cabang ilmu yang lain yang mempunyai ciri-ciri tersendiri, komunikasi antar pribadi juga mempunyai ciri-cirinya tersendiri. Berikut beberapa ciri-ciri komunikasi antar pribadi secara umum dilengkapi dengan pendapat para ahli.

1. Mengenal diri dan orang lain

Tujuan ini bisa dengan mudah kita ketahui, karena dari kita berinteraksi dengan orang disekitar kita kita tahu tentang diri kita dari sudut pandang mereka begitu juga kita tahu tentang lawan bicara kita. Sehingga dari komunikasi yang telah terjadi kita bisa mengetahui kebiasaan dan memprediksi apa yang akan dilakukan orang lain.

2. Menjalin dan Memelihara Hubungan

Tujuan lain dari melakukan komunikasi adalah menjalin hubungan dengan orang lain sekaligus memelihara hubungan yang sudah pernah terjalin sebelumnya. Sehingga dari komunikasi yang terus terjalin muncullah hubungan yang bermakna.

3. Mengenal Dunia Luar

komunikasi antar pribadi terbaru

Dengan sering melakukan komunikasi dengan individu lain kita jadi mengenal dunia yang ditempati oleh lawan bicara kita. Begitu juga dengan kebiasaan dan karakteristik lingkungan yang tinggali oleh lawan bicara kita.

4. Mempengaruhi Orang Lain

Dengan komunikasi juga kita bisa mempengaruhi orang lain untuk menjadi pribadi lebih baik, begitu juga sebaliknya.

5. Bermain dan Mencari Hiburan

contoh komunikasi antar pribadi

Fenomena sekarang banyak kita dapati kegiatan komunikasi yang didasarkan untuk membuat orang tertawa, contohnya seperti stand up comedy dan drama-drama lucu.

6. Membantu Orang Lain

Salah satu tujuan yang krusial dari komunikasi adalah membantu orang lain, beberapa contoh profesi yang tidak bisa lepas dari komunikasi antar pribadi adalah psikiater, ahli terapi dan dokter. Nah, dengan alat berupa komunikasi ini pekerjaan mereka dalam menolong bisa dengan mudah dicapai.


Ciri-ciri Komunikasi Antar Pribadi


Menurut para ahli, ada banyak ciri-ciri dari jenis komunikasi ini. Berikut ulasannya;

  • Ciri komunikasi menurut Rogers adalah:
  1. Terjadi arus pesan dua arah
  2. Terjadi umpan balik
  3. Jangkauan terhadap orang banyak relatif lumayan lambat
  4. Mengandung konteks komunikasi dua arah
  5. Terdapat efek yaitu berupa perubahan sikap
  • Ciri-ciri menurut De Vito adalah:
  1. Adanya keterbukaan antar individu yang berinteraksi; Keterbukaan ini menjadi penting karena tanpa keterbukaan salah satu dari tujuan komunikasi tidak akan tercapai, yaitu menjalin dan mempererat suatu hubungan.
  2. Adanya empati yang baik pada kedua belah pihak; Empati inilah yang akan membantu seseorang dalam beradaptasi pada lingkungan yang baru. Dengan kemampuan ini pula yang mendorong orang untuk melakukan interaksi.
  3. Adanya dukungan antar kedua pihak; Dukungan atau perhatian yang diberikan ketika berinteraksi memberikan semangat dan motivasi pada kedua pihak dalam berkomunikasi, sehingga dari dukungan yang diberikan akan muncul rasa aman dan nyaman dalam berkomunikasi.
  4. Adanya rasa positif; Rasa dan anggapan yang diberikan dan ditonjolkan ketika berkomunikasi adalah rasa positif. Rasa ini membantu lawan bicara dalam menghilangkan prasangka-prasangka buruk yang bisa saja mengganjal jalannya komunikasi yang baik.
  5. Adanya sebuah kesamaan; Ciri yang terakhir ini biasanya yang menjadi pemicu dan dorongan dalam melakukan interaksi lebih dalam dan intens. Kesamaan ini bisa bermacam-macam, bisa dari kesamaan cara berfikir, kesamaan sikap, kesamaan ideologi dan agama.

Adapun menurut Halloran, ada tiga faktor pembentuk komunikasi antar pribadi, berikut daftarnya:

  • Perbedaan antar manusia; Perbedaan inilah yang mendorong manusia untuk tahu lebih dalam tentang hal yang tidak dia pahami
  • Kebutuhan manusia akan pengakuan diri; Kebutuhan yang satu ini seolah menjadi kebutuhan pokok manusia yang memang dari asalnya sudah butuh akan pengakuan yang mana juga kebutuhan ini sebagai bukti bahwa manusia adalah makhluk sosial

Contoh Komunikasi Antar Pribadi


Dalam jenis komunikasi ini ada banyak sekali contoh yang bisa lihat dalam kehidupan sehari-hari. Berikut contoh-contoh komunikasi antar pribadi yang dikelompokkan menurut tujuannya:

  1. Tujuan Menyampaikan Informasi, contoh: Seorang dosen suatu perkuliahan memberikan informasi kepada mahasiswa tentang prosedur mendapatkan beasiswa.
  2. Tujuan Berbagi Pengalaman, contoh: Seorang pekerja profesional bercerita kepada para calon pekerja tentang pengalaman yang dialaminya ketika bekerja.
  3. Tujuan Menumbuhkan Simpati, contoh: Ketika seorang teman bercerita kepada teman lainnya tentang masalah yang dihadapinya, sehingga dari cerita itu timbullah simpati dari teman yang mendengarnya.
  4. Tujuan Kerjasama, contoh: Biasanya dalam persekolahan ada tugas yang harus diselesaikan dengan format kelompok, nah dari sini akan muncul komunikasi yang bertujuan untuk membangun kerjasama.
  5. Tujuan Menularkan Motivasi, contoh: Yang paling sederhana adalah ketika ada seorang sahabat yang mendengarkan keluhan sahabatnya dan dari keluhan itu dia memberikan motivasi dan nasehat kepada sahabatnya. Namun, disisi lain, pada zaman kita saat ini sudah banyak sekali contoh yang bisa kita lihat, sekarang banyak bermunculan acara-acara yang inti isinya adalah untuk memotivasi para pendengarnya.

Komunikasi ini sebenarnya mempunyai banyak sekali contoh,  hampir setiap kegiatan yang kita lakukan sehari-hari yang berhubungan dengan orang lain atau sekelompok orang, maka bisa dipastikan disitu terjadi jenis komunikasi ini.

Contoh yang mudah menurut salah satu cirinya adalah komunikasi yang bersifat transaksional. Contoh ini bisa dengan mudah kita temui di pasar dan pusat-pusat perbelanjaan.

Kemudian dari cirinya sebagai pembangun hubungan antara dua pihak juga sangat mudah kita temui, contohnya, hubungan persahabatan, hubungan rekan kerja, hubungan teman sekolah dan lain sebagainya.