6 Hal yang Membatalkan Puasa Seseorang, Anda Wajib Tahu!

HAL YANG MEMBATALKAN PUASA – Sebentar lagi kita akan bertemu dengan bulan yang sangat mulia, yaitu bulan suci Ramadhan. Pada bulan inilah orang-orang beriman berlomba-lomba dalam kebaikan untuk meraih pahala berlimpah di sisi Allah Subhanahu wata’ala.

Allah Subhanahu wata’ala menjanjikan 700 kali lipat pahala bagi hambanya yang melakukan perbuatan kebajikan pada bulan ramadhan. Perbuatan baik tersebut diantaranya memberi makan kepada orang yang berpuasa, bersedekah, sholat malam, membaca Al-Quran dan lain-lain.

Seperti halnya dengan sholat, mengerjakan ibadah puasa juga harus tahu ilmunya. Salah satu yang penting adalah hal-hal apa saja yang bisa menyebabkan puasa kita batal. Tidak hanya makan dan minum saja, ada perkara lain yang kadang-kadang tidak kita sadari yang membuat batal puasa.

Berikut ini beberapa perkara atau hal yang membatalkan puasa.


Hal yang Membatalkan Puasa


1. Makan dan Minum dengan Sengaja

Berdasarkan kesepakatan para ulama, makan dan minum yang dimaksud adalah memasukan sesuatu ke dalam tubuh melalui mulut, baik itu sesuatu yang halal (kue, nasi, air putih) atau pun yang halal (khamr, rokok).

Seperti di nukil dari firman Allah Ta’ala dalam surat Al-Baqarah ayat 187:

 

yang membatalkan puasa

Bagaimana jika tidak disengaja? Maka puasanya tidak batal. Hal ini telah dijelaskan dalam hadis Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:

 

Apa saja yang membatalkan puasa

Juga, seseorang yang dalam keadaan diinfus, maka puasanya batal karena sama saja memasukan cairan ke dalam tubuh. Hukum bagi orang yang batal puasanya karena makan dan minum adalah dengan meng-qodhonya tanpa ada kafaroh.

2. Muntah Secara Sengaja

Jika seseorang muntah tanpa disengaja sedangkan dia sedang berpuasa, maka tidak batal puasanya. Namun jika disengaja dengan cara memasukan jari ke dalam rongga tenggorokannya maka batallah puasanya.

Hadis Nabi Shallallahu ‘alahi wasallam yang menjelaskan ini adalah:

hal yang membatalkan puasa

3. Haid dan Nifas

Haid merupakan darah yang keluar dari rahim perempuan pada waktu tertentu yang disebabkan bukan karena penyakit atau adanya proses persalinan, melainkan sebuah ketetapan dari Allah Ta’ala kepada setiap wanita.

Sedangkan nifas merupakan darah yang keluar setelah seorang wanita melahirkan . Jika keluarnya darah pada seorang wanita yang disebabkan oleh dua hal tersebut, maka puasa yang ia jalani batal.

Jika tetap bersikukuh melanjutkan puasanya, maka tidak sah. Dari Abu Sa’id Al khudri, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

yang membatalkan puasa

Wanita yang batal puasanya dikarenakan haid dan nifas maka wajib meng-qodhonya di hari lain tapi tidak wajib meng-qodho sholatnya. Sesuai perkataan ‘Aisyah “Kami dahulu juga mengalami haid, maka kami diperintahkan untuk meng-qodho puasa dan tidak diperintahkan untuk meng-qodho sholat.”

4. Keluarnya Mani Karena Disengaja

Keluarnya mani karena kesengajaan yang disebabkan oleh kegiatan seperti o*ani atau yang lainnya, maka puasanya batal dan wajib meng-qodhonya tanpa membayar kafaroh.

pembatal puasa

Seorang sumai mencium istri dan keluar mani padahal dia sedang berpuasa, maka batallah puasanya. Jika tidak keluar mani, tidak batal puasanya. Jika memandang istri kemudian maninya keluar, puasanya tidak batal.

Namun jika memandang berkali-kali dan keluar mani, maka batal puasanya. Apabila kasusnya adalah seseorang berfantasi atau mengkhayal, kemudian keluar mani, puasa yang dijalaninya tidak batal.

Sesuai hadis Nabi Shallallahu ‘alahi wasallam:

keluarnya mani membatalkan puasa

5. Berniat Membatalkan Puasa

6. Jima’ di Siang Hari


Ringkasan:

6 hal yang membatalkan puasa

  • Makan dan Minum dengan Sengaja
  • Muntah Secara Sengaja
  • Haid dan Nifas
  • Keluarnya Mani Karena Disengaja
  • Berniat Membatalkan Puasa
  • Jima’ di Siang Hari

Demikian penjelasan tentang apa saja yang bisa membatalkan puasa Anda. Semoga kita terhindar dari semuanya dan bisa mendapatkan pahala puasa seperti yang telah dijanjikan oleh Alloh. Aamiin.

Bagiin Yuk...Share on FacebookShare on WhatsappShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest
  • nahda khairatun

    Islam memang agama yang suci,bersih,cerdas.