4 Contoh Kliping Budaya, Bencana Alam, Pkn, Sejarah dan Lain-lain

Contoh Kliping – Hallo…Setelah sebelumnya saya membahas tentang contoh kata pengantar, pada artikel kali ini saya akan membahas secara lengkap mengenai contoh kliping beserta pengertiannya.


Pengertian Kliping


Kliping merupakan karya seni dengan memanfaatkan kertas, koran, majalah dan buku dengan tema tertentu yang digunting kemudian ditempelkan pada buku atau karton.

Bagi mahasiswa atau anak sekolah, pasti sangat familiar dengan kliping ini. Karena biasanya kliping menjadi salah satu tugas mata pelajaran di sekolahnya. Tema yang sering dijadikan kliping adalah tentang lingkungan, teknologi, pendidikan dan budaya.

Dalam membuat kliping, potongan artikel dan gambar harus sesuai dengan tema pembahasan. Misalnya, kamu sudah menentukan tema lingkungan, maka carilah koran/majalah/buku yang bekas yang membahas tentang lingkungan.


Cara Membuat Kliping yang Baik dan Benar serta Menarik


Bagaimana sich membuat kliping yang menarik? Sepertinya simpel ya, cuma potong-potong kertas terus ditempel. Tapi sebenarnya tidak semudah itu, agar kliping kamu benar-benar menarik, kamu harus mengikuti langkah-langkah membuat kliping berikut ini:

1. Menentukan Tema

Pertama kamu harus menentukan tema pembahasan, entah itu lingkungan, teknologi, seni dan lain-lain. Jika masih bingung menetukan tema, bisa mencari referensi di internet atau buku-buku perpustakaan. Atau bisa juga sesuai dengan passion kamu.

Misalkan kamu suka sekali dengan sians, maka bisa mengambil tema lingkungan hidup. Yang suka komputer bisa mengambil tema teknologi, dan lain sebagainya.

2. Kumpulkan Referensi dan Bahan Sebanyak-banyaknya

Nah, pada bagian ini kamu dituntut aktif untuk mencari sumber-sumber artikel yang relevan dengan tema yang sudah ditentukan. Banyak sekali yang bisa dijadikan sumber, paling mudah adalah melalui internet.

Tapi harus crosspcheck dulu ya kalau mengambil sumber dari internet. Harus dipastikan bahwa informasi dalam artikel memang benar-benar valid, jangan sampai mengambil data hoax.

Namun jika kamu memilih media cetak sebagai referensinya, sangat disarankan mengambil media cetak yang telah terbit tahun-tahun sebelumnya.

3. Mempersiakan Alat untuk Membuat Kliping

Sekarang semua bahan sudah terkumpul, langkah selanjutnya menyiapkan alat-alat seperti gunting, kertas HVS/Karton, penggaris dan lem. Bila perlu ditambah stabilo warna agar terliaht lebh menarik.

4. Menggunting Bahan Kliping

Pada tahap ini diperlukan kreatifitas masing-masing. Mulailah menggunting artikel dan gambar dari bahan yang telah dikumpulkan tadi. Kreasikan dengan bentuk-bentuk yang unik, seperti misalnya bentuk hati, bentuk awan, bunga dan lain-lain.

5. Menempelkan Bahan Kliping

Tahap selanjutnya, tempelkan bahan kliping yang telah dibentuk pada kertas HVS atau karton. Supaya terlihat rapi, susun gambar dan artikel pada posisi yang sistematis. Atur juga jarak antar gambar.

Sumber juga tidak boleh dilupakan, jika kamu mengambilnya dari buku, tulis judul buku dan tahun terbitnya. Begitu juga jika mengambil dari internet, cantumkan nama penulis dan tanggal terbit artikel tersebut.

6. Membuat Cover

Untuk membuat cover, sesuaikan dengan tema pembahasan. Ini bertujuan agar kliping buatan kamu lebih klop dan juga akan lebih menarik para pembaca.

7. Membuat Daftar Isi

Daftar isi ini bertujuan untuk memudahkan pembaca menemukan halaman yang akan dituju.


Sistematika Pembuatan Kliping


Setelah kamu mengetahui cara membuat kliping yang baik dan menarik, sekarang kita belajar lagi tentang sistematika ketika akan membuat kliping. Dengan sistematika yang benar maka hasil kliping kamu akan terlihat rapi.

Langsung saja …

1. Sampul Kliping

Sampul atau cover bertujuan agar kliping hasil buatan kamu semakin menarik di mata pembaca. Sampul ini disesuaikan dengan tema pembahasan kliping. Intinya sampul bisa menggambarkan isi seluruh kliping sebagai agar pembaca tidak menebak-nebak isi kliping tersebut.

Penulisan judul pada sampul juga harus menarik namun tetap mewakili isi seluruh isi kliping tersebut.

2. Kata Pengantar Kliping

Bagian ini sebenarnya tidak terlalu penting, namun apa salahnya menyertakan kata pengantar ke kliping buatan kamu. Isi kata pengantar kliping sama halnya dengan kata pengantar makalah atau skripsi.

3. Daftar Isi Kliping

Semua pasti tahu fungsi dari daftar isi yaitu untuk memudahkan pembaca mencari sub pembahasan. Selain itu dengan adanya daftar isi, kliping akan lebih tertata rapi.

4. Isi

Isi harus selengkap mungkin dengan materi pembahasan. Cari sumber sebanyak-banyaknya. Semakin banyak maka kliping kamu semkin berkualitas.

5. Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan ini berisi rangkuman pembahasan. Sertakan juga kolom saran untuk pembaca agar kedepannya kliping yang kamu buat makin bagus.

6. Daftar Pustaka

Meskipun di dalam isi sudah kamu sertakan sumber artikel. Kamu juga perlu menyertakan lagi sumber pada bagian daftar pustaka.

Itulah 6 sistematika dalam menyusun sebuah kliping. Saya yakin kamu sekarang sudah bisa membuat kliping yang profesional dan menarik minat banyak pembaca. Sering-seringlah berlatih karena teori tanpa praktek tidak akan ada hasilnya.


Contoh Kliping Seni Budaya


contoh kliping seni
http://blogoinformasi.com

TUGAS KLIPING
TENTANG
3 CABANG SENI DAN BUDAYA

DISUSUN OLEH:

NAMA : ANGGIT SAPUTRA
KELAS : VII. 7

GURU PEMBIMBING : IBU NURSOLISOH

SMP N 1 KERTANEGARA
TAHUN PELAJARAN 2017 / 2018

DAFTAR ISI

  1. Pengertian Seni dan Cabang –cabang Seni
  2. Seni Rupa
  3. Seni Tari
  4. Seni Musik
  5. Seni Drama
  6. Seni Sastra
  7. Tari payung
  8. Tari Bedaya

1. Pengertian Seni dan Cabang Seni:

Pada mulanya seni merupakan sebuah proses dari manusia, dan oleh sebab itu merupakan sinonim dari ilmu. Zaman sekarang seni bisa diperhatikan dalam intisari ekspresi dari kreatifitas manusia.

Sangat sulit untuk menilai seni dan menjelaskannya, karena setiap individu mempunyai parameter sendiri yang menuntunnya. Beberapa tokoh dibawah ini menjelaskan arti dari seni:

  • Ki. Hadjar Dewantara

Seni adalah segala perbuatan manusia yang timbul dan bersifat indah, menyenangkan dan dapat menggerakan jiwa manusia,

  • Ahdiat Karta Miharja

Kegiatan rohani yang merefleksi pada jasmani, dan mempunyai daya yang bisa membangkitkan perasaan/jiwa orang lain.
Cabang-cabang Seni ada 5 yaitu :

  1. Seni Rupa
  2. Seni Tari/gerak
  3. Seni Suara/Vocal/Musik
  4. SeniTeater/drama
  5. Seni Sastra

2. Seni Rupa

Seni rupa merupakan karya seni dengan media yang dapat dilihat dan dirasakan oleh indera manusia. Kesan ini dibuat dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur dan pencahayaan dengan nilai estetika sebagai acuannya.

Contoh :

seni rupa
http://ruangtanya.com

3. Seni Tari

Seni tari merupakan sebuah seni dengan gerak sebagai medianya. Gerakan tubuh ini dioalh sedemikian rupa hingga menghasilkan sebuah nilai estetis.

contohnya :

seni tari
google.com

4. Seni Musik

Seni musik merupakan suatu kumpulan atau susunan bunyi atau nada dengan ritme tertentu, di dalamnya mengandung sebuah pesan atau nilai perasaaan tertentu. Unsur utama dari sni musik adalah bunyi.

Contoh :

seni musik
google.com

Demikian contoh kliping yang bisa saya berikan, semoga bisa menjadi referensi buat kamu yang sedang mencari bahan untuk membuat kliping, baik itu untuk tugas ataupun untuk koleksi pribadi. Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share sebanyak-banyaknya.

Bagiin Yuk...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest