13 Alat Transportasi Darat dan Laut Tradisional Lengkap dengan Gambarnya

Alat Transportasi – Pembaca bagi-in.com yang berbahagia, kehidupan kita sebagai makhluk sosial yang perlu bergerak secara dinamis tentu merasa sangat terbantu dengan adanya alat-alat transportasi yang ada saat ini. Tapi dibalik itu, tahukah kamu apa pengertian dari transportasi? atau seperti apa si alat transportasi zaman dahulu sehingga bisa muncul alat transportasi seperti sekarang? Nah, kali ini saya akan membahasnya, semoga bermanfaat.

Alat Transportasi mengalami banyak sekali perubahan dari waktu ke waktu, baik itu secara material atau cara kerja yang lebih praktis dan mudah dipakai. Dulu orang hanya mengandalkan kuda dan keledai sebagai alat transportasi, tapi sekarang kita sudah bisa merasakan alat yang kekuatannya jauh melebihi kendaraan zaman dahulu.

Nah, ada baiknya kita mengetahui tentang alat-alat transportasi zaman dahulu agar kita tidak menjadi manusia yang jumawa karena tidak sadar dan menghargai sejarah, berikut juga dengan pengertian dari transportasi.


Pengertian Transportasi


alat transportasi

Transportasi mempunyai pengertian yang beragam. Tetapi secara umum pengertian transportasi adalah suatu perpindahan yang dilakukan oleh manusia atau perpindahan barang tertentu yang dalam perpindahan nya menggunakan sebuah alat.

Umumnya, alat ini berupa sebuah kendaraan. Untuk manusia bisa berbentuk mobil atau sejenisnya, sedangkan untuk barang bisa memakai kereta barang dan yang lainnya.

Nah, tentu alat transportasi ini ada bukan tanpa tujuan dan maksud. Tahukah kamu apa tujuan dari adanya alat ini? Alat transportasi secara umum bertujuan untuk mempermudah manusia dalam berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain.

Transportasi umumnya dibagi menjadi tiga, transportasi darat, udara dan laut, dengan dua kategori dasar yaitu transportasi tradisional dan modern. Kali ini kan kita bahas alat transportasi tradisional.


Alat Transportasi Tradisional


alat transportasi tradisional

Dalam perkembangannya, transportasi termasuk alat yang mengalami kemajuan sangat pesat. Hanya dalam beberapa puluh tahun, pencapaian yang diperoleh melebihi ekspektasi orang-orang yang hidup beberapa dekade sebelumnya.

Perkembangan yang sedemikian rupa cepatnya tidak lepas dari peran ilmu teknologi yang semakin maju pula.

Teknologi yang semakin canggih membuat orang yang membuat alat transportasi dapat meningkatkan dan memperbarui alat-alat transportasi sesuai dengan temuan-temuan terbaru mereka.

Maka saya kira kita tidak perlu heran dengan perkembangan yang sedemikian pesatnya. Tapi disisi lain kita juga tidak boleh melupakan jasa ala-alat transportasi jadul yang telah banyak membantu nenek moyang kita dalam melakukan pekerjaannya.

Apa saja alat-alat transportasi tradisional itu? Bagi kamu anak 90an pasti tidak terlalu asing dengan alat-alat berikut ini.


Alat Transportasi Darat Tradisional


1. Kuda

alat transportasi tradisional kuda

Sejak ribuan tahun yang lalu, kuda sudah menjadi kendaraan yang sangat populer. Kuda termasuk alat transportasi tradisional yang cukup mewah dan sangat diminati oleh rata-rata orang pada zaman itu. Kuda juga menjadi kendaraan vital dalam sebuah konvoi kavaleri dalam sebuah peperangan.

Kuda menjadi tolak ukur kekuatan yang dipunyai sebuah angkatan darat pada saat itu. Semakin banyak pasukan berkuda yang dimiliki, maka semakin kuat kompi prajurit tersebut.

Selain populer sebagai kendaraan perang yang tangguh, kuda juga menjadi pilihan utama dalam ekspedisi-ekspedisi perjalanan jauh dan kafilah dagang antar negara.

Maka tak heran jika kita temui dalam sejarah-sejarah manusia dahulu, rata-rata kendaraan yang mereka pakai berupa kuda. Mulai dari koboi-koboi khas daratan Amerika, hingga ke Indonesia tanah Nusantara.

Alasan utama mengapa kuda menjadi pilihan utama orang zaman dahulu adalah karena kuda salah satu hewan dengan kekuatan yang besar dan mempunyai daya jelajah yang luas.

Ia bisa digunakan dalam berbagai medan sekaligus, medan pegunungan, pemukiman, pesisir hingga gurun pun, kuda mempunyai kecekatan yang tidak dimiliki oleh hewan lain. Oleh karena itu, tidak salah kiranya kuda menjadi kendaraan tradisional yang sangat digemari pada masanya.

2. Unta

Alat Transportasi Darat Tradisional Unta

Unta merupakan alat transportasi tradisional di daerah dengan dominasi gurun pasir. Orang yang tinggal di daerah gurun pasir mempunyai penilaian yang tinggi terhadap unta.

Unta termasuk hewan yang mampu membawa banyak barang di punggungnya, dengan perawakannya yang tinggi dan besar, unta menjadi tempat menaruh barang yang aman dari terpaan debu gurun pasir yang berhembus.

Orang Arab dari sejak zaman nenek moyang mereka telah memakai unta sebagai alat transportasi mereka. Dalam tradisi mereka, seseorang dikatakan kaya raya apabila mempunyai ribuan unta yang mengangkut barang dagangan mereka.

Hewan ini juga mempunyai banyak sekali kelebihan yang membuat ia menjadi pilihan utama sebagai kendaraan. Beberapa keutamaan nya adalah unta memiliki telapak kaki yang sangat tebal yang mampu menjaga kakinya dari panasnya terik matahari gurun.

Kemudian selain itu, unta juga dua lapisan kelopak mata yang memungkinkan ia menjaga matanya tetap bersih dan terlindungi dari terpaan debu padang pasir. Kemudian unta juga hewan yang sangat tahan lama dalam menahan haus, itu karena unta mempunyai persediaan air dipunuknya.

Oleh karena itulah, unta ini menjadi kendaraan utama di daerah padang pasir sejak zaman dahulu.

3. Gajah

Alat Transportasi Darat Tradisional

Gajah dipakai sebagai alat transportasi sejak zaman dahulu di beberapa daerah di Thailand. Negara Thailand memang sejak dulu dikenal sebagai tempat berkembang biak gajah.

Gajah ini biasanya dijadikan transportasi dalam hutan. Untuk menerobos hutan belantara dan membuka jalan umum, gajah inilah alat transportasi paling ampuh dan efektif. Selain perawakannya yang besar dan tinggi, gajah juga mampu melindungi pengendara nya apabila bertemu dengan hewan buas.

Selain di negara Thailand, gajah juga menjadi kendaraan di India. Bedanya di India, gajah tidak dipakai didalam hutan, melainkan dipakai di jalan-jalan umum dan pedesaan.

Kamu ingin merasakan sensasi menaiki gajah? Cobalah sekali-kali bermain ke dua negara itu, karena di indonesia setahu saya tidak ada kebun binatang yang memfasilitasi kegiatan semacam ini.

4. Sepeda Ontel

Alat Transportasi Darat Tradisional Sepeda Ontel

Sepeda yang satu ini pasti sangat berkesan bagi orang yang tinggal di daerah pedesaan dan sekitarnya. Sepeda ontel ini sudah ada sejak zaman penjajahan belanda dulu.

Sepeda ontel dijadikan alat transportasi oleh orang desa untuk pergi ke sawah, pergi ke tempat kerja, dan juga seringkali digunakan sebagai pengangkut rumput untuk hewan gembalaan mereka.

Sepeda ini memiliki ciri khas tersendiri yang tidak dimiliki oleh sepeda-sepeda zaman sekarang. Sepeda ini semua material nya terbuat dari besi kecuali sadel atau jok nya. Kemudian sepeda ini juga mempunyai roda ban yang besar sehingga membuat jangkauan langkah sepeda ini lebih besar dibanding sepeda biasanya.

Ciri khas lain dari sepeda ini adalah warnanya yang sama, hampir semua sepeda jenis ini berwarna hitam, hanya beberapa saja yang berwarna biru. Jadi, kalau kamu kangen dengan suasana tahun 80an, kamu bisa mengendarai sepeda ini dan berjalan disekitar lingkungan rumah.

5. Becak

Alat Transportasi Darat Tradisional Becak

 

Tentu kamu tidak asing dengan alat transportasi tradisional yang satu ini. Becak sejak dulu sudah digunakan sebagai alat transportasi di berbagai daerah di Indonesia.

Becak ini menjadikan kaki manusia sebagai tenaga utama penggerak rodanya. Seperti halnya sepeda, becak juga mempunyai tempat pancal seperti sepeda untuk mengayuh. Hanya bedanya dengan sepeda, becak mempunyai bak di depannya guna mengangkut penumpang.

Saya yakin kamu pernah merasakan alat transportasi yang satu ini, bahkan sekarang diperkotaan pun banyak kita temui becak yang mengangkut penumpang.

6. Delman

 

Delman

Nah, alat transportasi yang satu ini juga memakai kuda sebagai tumpuannya. Kalau tadi  pembahasan diatas mengenai kuda sebagai alat transportasi hanya sebatas kudanya saja, kali ini berbeda karena delman adalah kuda yang dipasangi semacam gerobak dibelakangnya untuk tempat penumpang.

Dulu ketika tahun 90an, delman ini menjadi transportasi favorit bagi banyak orang, terutama keluarga yang mempunyai anak-anak kecil. Delman menjadi semacam kendaraan hiburan yang mengasyikkan untuk dinikmati.

Tentu kamu masih ingatkan dengan lagu masa kecil tentang delman? Bunyinya seperti ini ” tuk, tik, tak, tik, tuk, tik, tak, tik, tuk 2x…Bunyi sepatu kuda…”

Jadi, nostalgia zaman kita anak-anak lagi ini. ^-^

7. Nayor

Alat Transportasi Darat Tradisional

Kamu merasa asing dengan nama alat transformasi ini? kalau asing, begitu juga dengan saya ketika pertama kali mendengar nama ini. Bagi kamu yang ingin tahu apa sebenarnya alat yang satu ini, berikut penjelasan singkatnya.

Nayor adalah sebuah alat transportasi yang mirip dengan delman yang biasa kita lihat, hanya perbedaannya terdapat pada tempat penumpangnya. Tempat penumpang dibelakang kuda jauh lebih kecil dibanding dengan delman biasa, begitu juga dengan rodanya.

Nah, Nayor ini tidak bisa ditemui di banyak tempat. Alat transportasi ini hanya ada di Sukabumi di Kecamatan Cibadak. Hanya disana, tidak di lain tempat.

Jadi kalau kamu ingin merasakan sensasi menaiki nayor ini, bisa berkunjung ke Cibadak Sukabumi. Hanya sayangnya, menurut informasi, keberadaan alat transportasi ini semakin langka adanya, dikarenakan sudah tidak populer dan mungkin juga karena tidak dianggap sebagai warisan budaya yang harus dijaga.

8. Pedati

pedati sapi

Merasa asing dengan nama yang satu ini? Saya yakin ketika kamu melihat gambarnya kamu akan mengatakan “ooh, itu..” Nah, sekarang akan kita bahas sedikit apa itu pedati.

Pedati menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti gerobak yang ditarik oleh kerbau atau sapi. Kalau didaerah jawa, biasanya gerobak ditarik oleh seekor atau dua ekor sapi, namanya pun bukan pedati tapi cikar.

Nah, nama pedati ini untuk gerobak yang ditarik oleh seekor atau dua ekor kerbau. Pedati ini juga biasanya jarang ditemui di daerah jawa. Kita bisa menemui pedati ini di daerah Sumatra.

Pedati ini fungsinya lebih kepada alat transportasi angkut barang, biasanya gerobak ini membawa hasil panen, barang perlengkapan menanam dan kayu-kayu.

Jadi, kalau kamu biasa tinggal didaerah pedesaan, kamu pasti tidak asing dengan kendaraan yang satu ini.

Setelah menelaah alat-alat transportasi darat tradisional, sekarang kita akan mengulas bagian kendaraan lautnya, berikut daftar transportasi air atau laut nya.

Baca juga: 21 Alat Komunikasi Tradisonal dan Modern dengan Gambar


Alat Transportasi Laut Tradisional


1. Getek

Getek

Siapa yang tidak tahu kendaraan air yang satu ini. Dulu ketika tahun 90an, getek ini masuk dalam pelajaran sekolah dasar. Seingat saya dulu ada praktek membuat getek sederhana dari kayu. Hanya getek miniatur.

Getek ini biasanya terbuat dari kayu bambu yang digabungkan menjadi satu kesatuan menggunakan tali. Zaman dahulu getek ini sangat bermanfaat bagi orang yang tinggal di pesisir sungai. Pembuatan nya mudah dengan biaya yang sangat murah.

Dalam beberapa pelosok desa, masyarakatnya masih menggunakan getek ini sebagai kendaraan untuk menyebarangi sungai guna pergi ke kota atau untuk bersekolah. Jadi, bagi kamu yang sudah enak hidupnya, jangan lupa untuk selalu bersyukur atas semua kemudahan itu.

2. Sampan

Sampan

Sampan seringkali diartikan sebagai perahu kecil dengan tenaga dorong tangan manusia dan dayung. Sampan juga kurang lebih sama dengan getek dalam lingkungan pemakaiannya. Di beberapa daerah di Kalimantan, sampan dijadikan tempat jual beli sehingga kumpulan sampan yang digunakan jual beli itu disebut pasar terapung.

Jenis perahu kecil ini sangat cocok digunakan di sungai, karena dengan tenaga dorong yang tidak terlalu kuat pun sampan bisa melaju dengan lumayan cepat.

Beda halnya dengan di laut. Laut dengan terpaan ombak yang sedemikian besar, tentu akan membuat sampan bertenagakan tangan menjadi susah bergerak.

3. Kayak atau Kano

Kano

Alat Transportasi yang satu ini awalnya tidak populer di seluruh dunia, kendaraan air ini berasal dari suku Ainu dan Eskimo. Biasanya kayak dan kano ini mereka pakai dalam berburu makanan di sungai.

Nah sekarang, kano dan kayak sudah menjadi salah satu olahraga yang dilombakan di olimpiade dunia. Kakay dan kano ini mempunyai cara khusus dalam mengemudikan nya. Kalau kamu masih dalam tahap pemula, jangan coba-coba naik kaya tau kano sendiri, perahunya akan terbalik begitu juga dengan kamu yang mengendarainya.

Bahan utama perahu ini juga kayu, dibentuk memanjang seperti terompah arab klasik zaman dahulu. Tenaga pendorong perahu ini juga tenaga manusia sama seperti getek dengan dayung berkepala satu atau dua.

4. Gondola

Gondola

Alat Transportasi air ini populasi nya terdapat di kota air, Venesia, Italia. Alat ini sudah menjadi kendaraan wajib di Venesia sejak ribuan tahun lalu, sayangnya saat ini gondola hanya dipakai sebagai kendaraan wisata saja.

Perahu kecil ini cara kerja dasarnya sama dengan kano, hanya bedanya, kalau kano hanya untuk satu orang, gondola bisa memuat beberapa orang sekaligus. Jadi pendayung nya dibelakang, didepan digunakan sebagai tempat penumpang.

Di Venesia sana, gondola ini identik dengan kendaraan romantis, pasalnya dalam tradisinya, pasangan yang menyusuri sungai dengan gondola harus melakukan ciuman setiap melewati jembatan. Dengan pemandangan kota yang cantik, tentu ini menjadi pilihan yang menarik, tapi sama pasangan halal yaa. ^-^

5. Kapal Layar

Kapal Layar

Nah, kapal yang satu ini tentu tidak asing lagi. Kapal layar ini sudah digunakan oleh manusia sejak ribuan tahun lalu, meskipun teknologi kapal layar semakin lama semakin canggih, tapi cikal bakalnya adalah kapal layar tradisional itu.

Orang dulu, kalau mengadakan ekspedisi atau perjalanan laut yang jauh menggunakan kapal layar ini. Kapal ini sangat cocok untuk perjalanan jauh karena hanya menggunakan angin sebagai tenaga pendorong nya.Ukuran kapal ini pun bermacam-macam, tergantung kebutuhannya.

So, sudah cukup jelaskan pembahasan mengenai Alat Transportasi Tradisional ini, semoga artikel ini bisa bermanfaat buat kamu.

Kalau kamu rasa artikel ini bagus dan bermanfaat, silahkan like dan share ya ^-^

 

Leave a Comment